Posts from the ‘Politics Review’ Category

President Election for Indonesia

SBY VERSUS Sri Sultan

SBY (incumbent) –Versus — Sri Sultan HB X

Regarding Indonesian general election for the new president, I just want to share my opinion about my choice. Simply that I select the president who is elegant, smart, communicative and diplomatic, strong and wise person subsequent his good looking.

Unless Sultan HB X is not become the callenged candidate, I will select those who so much close to an ideal candidate but not the incumbent. Why not incumbent? because we should give opportunity for the other candidates who is able to bring the change in Indonesia in order tomorrow will be better rather than today.

Challenged Candidate against Incumbent
Jusuf Kalla JK
Megawati Soekarnoputri Mega

Advertisements

Sri Sultan HB X

-Sri Sultan Hamengku Buwono X is a Sultan for Mid-Java Kingdom heritage, he is the son of Sultan Hamengku Buwono IX, the King of Middle Java Kingdom from the history of Indonesia. His father, Sri Sultan HB XI not only as the King but also as vice president of Indonesia for only one period in Soeharto regime. Soeharto was the president of Indonesia who was famous as one of the long period dominated presidents in the world, he governed for 32 years after finally fell down from his regime by a big reformation demonstration of the public.

After his father was died, Sri Sultan HB X was appointed as the king for the kingdom heritage of Mid-Java until today as well as filled the position of the governor of Jogyakarta-Indonesia. Currently he is as one of the president candidates for period 2009-2014 of Indonesia. Among other candidates he is the most attractive and potential candidate. Hopefully if he is selected later, he will be able to bring the significant changes in Indonesia to be a better condition in economic, security, politics, law etc.

Author : Irma
URL : https://iierma.wordpress.com

The Candidates for president and vice president of Indonesia

PREDIKSI DAN ANALISIS CAPRES DAN WAPRES UNTUK PERIODE TH 2009-2014, adalah sebagai berikut:

1. Sri Sultan HB X sebagai capres, Wiranto sebagai Wapres,
2. Susilo Bambang Yudhoyono sebagai capres dan Sri Mulyani sebagai Wapres.
3. Megawati sebagai capres dan Prabowo sebagai wapres.

Tiga pasang calon capres dan wapres tersebut, akan menjadi calon yang berkualitas dan competitive karena ketiga pasang kandidat tersebut memiliki kompetensi, potensi dan kualitas kepemimpinan yang sama kuat, sehingga kekuatannya seimbang. Sedangkan tentang profil masing-masing sang candidat dapat di-analisis sebagai berikut:

Sri Sultan HB X, memiliki background seorang negarawan yg cukup unik kombinasi antara pewaris tahta kesultanan kerajaan dan sekaligus sebagai pemimpin pemerintah daerah ibukota provinsi (Gubernur) yang demokratis. Sedangkan Wiranto, memiliki penampilan tubuh yang tegap dan enerjik, dengan postur tubuh yg proporsional, tinggi, atletis dan enerjik, dengan begitu penampilannya enak dilihat (eye catching). Lihat saja contohnya; presiden AS, Barack Obama, dan presiden Iran, Ahmadinedjad yang juga memiliki postur tubuh proporsional ditambah dengan ekspresi wajah yang kharismatik sehingga membuat mereka menjadi idola bagi banyak orang.

Mengapa penampilan postur tubuh penting? hal ini berkaitan dengan performance secara keseluruhan, selain harus memiliki kompetensi dan potensi, penampilan yang good looking juga penting lho. Ingat hukum tingkat keterpilihan: penampilan yang eye catching + Kualitas + Kompetensi + Skills + tipe kepribadian berbanding lurus dengan tingkat keterpilihan. Sedangkan Sukses = kombinasi antara effort, luck dan chance.

Serorang Wiranto, yang memiliki postur tubuh proporsional sangat beruntung, karena dengan demikian beliau akan mendapatkan credit point antara lain sebagai berikut; tingkat keterpilihannya diperhitungkan untuk itu, dan apabila terpilih jadi wapres, maka rakyat Indonesia akan bangga padanya sebagai wakil untuk hubungan internasional dengan bangsa-bangsa lain didunia. Bayangkan bila pemimpinnya berpenampilan loyo, kegendutan, bukan saja tidak membanggakan namun juga bisa malu-maluin lho. Dengan memiliki tubuh yang atletis dan enerjik maka akan dinilai positif karena diyakini memiliki kondisi kesehatan yang juga prima, sehingga akan meningkatan kinerja dan produktivitas kerjanya. Kemudian backgroundnya, karir dibidang militer sebagai mantan panglima jendral TNI AD akan disegani oleh masyarakat baik dalam negeri maupun pihak asing, juga dapat men-support visi dan misi Sultan untuk bidang HANKAM, dan mengkoordinir militer Indonesia agar menjadi kuat di Asia Tenggara, memperhatikan wawasan nusantara utamanya; bidang militer kelautan/maritim. Sehingga Indonesia menjadi negara yang meliternya kuat dan akan disegani oleh negara lain, khususnya negara-negara di kawasan asia tenggara, misalnya Malaysia dan Singapore yang suka meremehkan dan nakal terhadap Indonesia.

Namun demikian setiap orang pasti punya strengthness dan weakness, maka untuk Wiranto sebaiknya harus membuat klarifikasi tentang peristiwa berbagai kerusuhan yang kontroversial pada masa sebelum dan sesudah masa reformasi, khususnya pada bulan mei 1998, agar semuanya menjadi clear dan rakyat tidak berprasangka dan menduga-duga, hal ini penting agar tidak menjadi batu sandungan baginya untuk melesat ke posisi puncak sebagai Wapres untuk tahun 2009-2014.

SBY, sudah kelihatan selama 5 tahun berkuasa cukup banyak menebar pesona bagi orang yg merasa terpesona sekaligus menuai banyak protes dan kekecewaan bagi rakyat yang kritis dan cerdas. Meskipun postur tubuhnya besar tinggi namun sepertinya kurang proporsional, mungkin berat badannya harus dikurangi lagi agar terkesan lebih lincah dan enerjik, potensi pemilihnya cukup banyak. Sedangkan Sri Mulyani adalah seorang menteri yang punya kredibilitas, kapabilitas dan integritas pada karir-nya dibidang ekonomi yang cukup teruji selama kurun waktu lima tahun ini. Meskipun visi dan misi nasionalisme-nya belum diketahui; belum jelas apakah beliau mudah di setir oleh pihak asing atau tidak dan apakah beliau memiliki keberpihakan pada asing. Meskipun dia mendapatkan penilaian yang baik untuk kinerja dan integritas namun bila mudah disetir oleh pihak asing, tentunya ini akan membuat nilai popularitas-nya yang sudah bagus akan turun merosot tajam. Oleh karena itu sebaiknya Sri Mulyani membuka tentang profil dirinya kepada publik, mungkin dengan cara mengikuti berbagai interview di TV yang bonafid, misalnya CNN, BBC, dan yang lokal MetroTV dan yang baru TV one.

Megawati dan Prabowo merupakan kombinasi yang cukup menarik, karena keduanya memiliki “jualan politik” memperhatikan rakyat kecil yang cukup menyentuh buat rakyat. Megawati katanya partai wong cilik, tapi apakah pada saat berkuasa mampu memberantas korupsi atau justru sebaliknya kroni-kroni atau orang disekelilingnya yg justru melakukan korupsi jor-joran? Hal ini tentunya masih tanda tanya?? Sedangkan Prabowo dalam iklan politiknya concern pada petani dan nelayan, meskipun ada yang mengkritik bahwa rakyat Indonesia bukan hanya kalangan petani dan nelayan saja. Mampukah Prabowo bila terpilih mengayomi seluruh rakyat dari berbagai kalangan? Ini juga masih tanda ??? (question mark) tentunya, ditambah sorotan tajam terhadap pertanyaan tentang tipe kepribadiannya yang dikaitkan pada peristiwa jatuhnya Soeharto yang kontroversial saat itu. Sebaiknya perlu dilacak lagi track record-nya pada saat menjabat menjadi Jenderal pada masa Soeharto dan pasca jatuhnya Soeharto.

Megawati punya pendukung yang lumayan besar sedangkan Prabowo mulai membangun pendukung dan cukup banyak perolehan pemilihnya, dan namanya saat ini cukup sering disebut, sehingga popularitasnya cukup naik, namun begitu track record kepemimpinannya untuk menjadi wapres belum teruji.

Author : Irma
URL
Blog : https://iierma.wordpress.com
facebook: http://www.facebook.com/profile.php?id=1579044105&ref=profile
Twitter : http://www.twitter/iirma

Why Sri Sultan HB X is the potential candidate for president of Indonesia

Sri Sultan HB X adalah seorang pemimpin dari keturunan raja jaman dahulu kala, beliau adalah anak dari Sultan Hamengku Buwono IX, seorang Raja dimana kepemimpinan Raja-Raja ini sudah sangat terkenal pada zamannya. Kredibilitas dan integritas para Raja pada zaman dahulu kala dalam memimpin dan JASA-nya terhadap bangsa dan Tanah Air adalah Take it for Granted!! NO DOUBT !!

Kalo mau tahu lebih banyak tentang kepemimpinan para Raja, coba aja baca buku sejarah tentang Kerajaan di Indonesia pada zaman dahulu kala. Dari baca buku sejarah k’pemimpinan para raja, maka kita bisa meng-analisa, misalnya bila kerajaan itu lemah karena rajanya juga kurang hebat, dan kalo kerajaannya jaya dan kuat karena dipimpin oleh Raja yg hebat juga ,sehingga disegani diseluruh pelosok negeri hingga manca negara dan sebagainya.

Sri Sultan HB X sebagaimana semua orang tahu adalah juga seorang Gubernur DI-Jogyakarta yang sangat dicintai oleh rakyat Jogya dan seluruh daerah Jawa Tengah sebagaimana halnya kisah-kisah para Raja jaman dahulu kala yang yang bijaksana dan dicintai oleh rakyatnya.

Berkaitan dengan Track Record kempemimpinan tersebut, maka disini saya mau mengungkapkan alasan mengapa Sri Sultan HB X SANGAT Layak menjadi President RI 2009-2014, yaitu sebagai berikut:

1. Beliau memiliki Proven Track Record Leadership yang Kuat, serta Kredibel, Integritas Kepribadian yang juga kuat, maka hal ini mengindikasikan bahwa beliau bukanlah POLITISI karbitan yang ujug-ujug mau jadi CAPRES seperti fenomena yang terjadi saat ini di Indonesia.

2. Jabatan Presiden untuk seorang Sri Sultan HB X bukanlah Karir seperti halnya seseorang yang pengen mencari pekerjaan. Jabatan Presiden untuk seorang Sri Sultan HB X juga bukanlah lambang KEKUASAAN dan AMBISI PRIBADI, seperti yang biasanya ada dibenak POLITISI yang biasa-biasa aja atau Politisi karbitan dan kerdil kebanyakan.

Bagi seorang politisi yg oportunis, mereka berpikiran jangka pendek aja, yaitu berkuasa 1-2 periode, meraup kekuasaan dan sejuta kenikmatannya, selanjutnya mencari peluang untuk berkuasa lagi episode berikutnya? oh sekarang ternyata udah dibatasi maksimal hanya 2 periode saja.

3. Sri Sultan HB X adalah seorang Pemimpin Besar yang keberadaanya sangat langka pada zaman sekarang terutama di Indonesia, dimana banyak sekali pemimpin-pemimpin kelas teri atau seorang pecundang dan kerdil.

4.Visi dan Misi Sri Sultan HB X tentang Wawasan Nusantara, Strategi Keamanan Kelautan Indonesia dimana sektor Maritim sepertinya Sudah Sangat lama terlupakan, indikasinya adalah: TNI AD lebih kuat dibandingkan TNI AL di Indonesia.

Kenapa ya TNI AD lebih kuat? Apakah mungkin karena posisi jabatan pemerintahan didominasi oleh orang yg berasal dari TNI AD? Padahal ini sangat ironis karena Indonesia adalah Negara Maritim dengan memiliki ribuan pulau-pulau sehingga Indonesia disebut Negara Kepulauan dan memiliki wilayah yang terbesar di kawasan Asia Tenggara khususnya dan di Dunia umumnya.
(my father is former army, TNI AD, jd saya objektif kan?).

Siapakah seorang Pemimpin yang PERNAH mengungkapkan GAGASAN VISI dan MISI tentang Kelautan dan perlunya memperhatikan wilayah Indonesia Timur selain Sri Sultan?

5. Sri Sultan HB X tidak memiliki AMBISI PRIBADI untuk mewarisi KKN, (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme) seperti masa Orde Baru sebagaimana terjadi saat ini, lihat saja maraknya fenomena tersebut saat ini. Coba bikin survey berapa jumlah anak-anak PEJABAT yang saat ini jadi CALEG. Mulai dari anak camat, Lurah, Bupati, Gubernur dan seterusnya…. dan ini terjadi diseluruh Indonesia, SIAPAKAH YANG JADI ROLE MODEL -nya????!!!!!

6. Melihat Fenomena MARAKNYA Situasi KEKACAUAN DIMANA-MANA, siapakah yang SALAH? Ibarat tugas seorang Nahkoda Kapal, apabila ada kekacauan di Kapal siapa yang PALING bertanggung Jawab??? Apakah para penumpang yang salah?? Lantas Apakah peran seorang Nahkoda Kapal apabila terjadi banyak sekali Kekacauan di kapal ?????!!!! TENTUNYA seorang Nahkoda Kapal SANGAT bertanggung Jawab atas RASA KEAMANAN , KESELAMATAN DAN KENYAMANAN PENUMPANG BUKAN???? Dan disini diperlukan kemampuan memimpin dari seorang Nahkoda Kapal tersebut untuk mengkoordinasikan dengan awak kapal dan seluruh petugas keamanan dikapal tersebut sehingga dapat mengatasi kekacauan di Kapal tersebut.

Demikianlah Ilustrasi tentang seorang Pemimpin di suatu Negara diasumsikan dengan Nahkoda Kapal. Apabila ternyata NAHKODA KAPAL TIDAK CAKAP, NOT CAPABLE ENOUGH, so …harus ada Penumpang yang AMBIL ALIH KEMUDI KAPAL TERSEBUT DEMI KESELAMATAN SELURUH PENUMPANG, Namun tentu saja Penumpang tersebut haruslah memiliki keahlian seorang NAHKODA KAPAL, yang KUALITASNYA Jauh lebih baik dari Nahkoda sebelumnya sehingga penumpang mendapatkan keyakinan bahwa Kapal tsb punya Tujuan yang jelas arahnya mau kemana, dan juga KEKACAUAN di kapal tersebut tidak terjadi lagi dan KAPAL TIDAK KARAM, dan seluruh Penumpang menjadi nyaman, aman dan selamat sampai tujuan.

Mudah-mudahan opini saya ini dapat diambil hikmahnya, agar para politisi me-review dan instropeksi ulang motivasi dalam diri masing-masing mengapa mereka terjun kedunia politik dan menjadi politisi. Jangan sampai semuanya hanya larut dalam eforia “rame-rame terjun ke dunia politik” tanpa memikirkan masa depan Indonesia 30 tahun dan 50 tahun sampai 100 tahun kedepan. Maksudnya, bila anda lihat Indonesia 100 tahun kedepan, kemudian tarik mundur kebelakang ke tahun sekarang, coba tanyakan pada diri sendiri, apa saya rela punya presiden si A atau si B atau si C yang kualitasnya hanya segitu aja? pasti diantara masyarakat jg punya pikiran seperti ini, gue gak rela kalo Indonesia se besar ini punya pemimpin Kecil yg kualitasnya hanya segitu doang…?! kecil disini bukan postur tubuhnya yg kecil ya, pasti Pahlawan pendahulu kita sebelumnya juga ngak rela kalo Indonesia dipimpin oleh orang yg gak berkualitas. Apa pantas dia berdiri sejajar dengan pemimpin-pemimpin besar dunia? Malu dong..!!

Berkualitas disini maksudnya kualitas seorang Presiden, tolong dibedain dg kualitas untuk posisi yang lain ya, misalnya berkualitas utk seorang karyawan, atau berkualitas orang tua yg baik. Begitu jg dengan seorang Menteri, jgn dipaksain jd cawapres karena kehebatannya pada posisi menteri tertentu, belum tentu dia cocok untuk posisi cawapres, atau capres. Contohnya Condooliza Rice meskipun bnyk orang yg memprediksi dia bakal jadi rival-nya si Bush, karena dia berpotensi jadi capres atau cawapres, namun YBS tidak mau mencalonkan diri mgkn karena dia merasa kapasitasnya adalah seorang Menteri Luar Negeri yg berkualitas, itu saja.

Terkadang orang suka berpikir bahwa orang yg sangat hebat pada posisi tertentu, diprediksi mampu, atau dicurigai dapat menjadi rival, misalnya bisa memimpin di posisi yg lain yg mungkin bukan kapasitasnya. Tanya dong sama ibu Sri Mulyani, apa beliau mau jadi capres, karena dia sangat hebat jadi menteri keuangan dan prestasinya dibidang ekonomi diakui oleh dunia international.

Kalo ibu Sri Mulyani naik jadi cawapres, lantas siapa yg bisa mengisi posisi Menteri Keuangan dong? ada…? kayaknya emang ada seh, paling masih sesama almamaternya di FEUI yg kualitasnya beda-beda tipis denga beliau, misalnya siapa ya? itu lho ada Agus Martowardoyo, beliau punya skill hebat, proven track record leadership-nya juga tidak perlu diragukan, prestasinya antara lain: banker yang berprestasi, arsitek bank mandiri yg berhasil mengangkat keterpurukan bank Mandiri sehingga menjadi Bank yang sehat. Tapi kenapa dia gagal dipilih jadi gubernur BI? alasannya politis, apa lagi kalo bukan gara-gara ulah DPR yg (…….)!!, ma’af off the record, biar masyarakat yg mengisi (……..) diatas ya, he..he…

PEACE…!!! 😉 Mohon ma’af bila ada yang tersinggung, namun saya tidak bermaksud menyinggung orang perorang, ini hanya opini tentang suatu fenomena keadaan apa adanya saja.

Author : Irma
URL
Blog : https://iierma.wordpress.com
facebook : http://www.facebook.com/profile.php?id=1579044105&ref=profile
Twitter : http://www.twitter/iirma